Pasti kalau masyarakat Jawa terutama Jawa Tengah pasti tahu. Mari kita kulik sedikit tentang Tari Gambyong.
Nah apa saya keunikan Tari Gambyong?
Coba perhatikan gambar diatas.
Keunikan Tari Gambyong bisa ditinjau dari beberapa aspek :
1. Gerak
2. Kostum
3. Penari
4. Fungsi
5. Property
1. Gerak
Gerakan tari Gambyong dibagi menjadi 3 yaitu awal (maju beksan), beksan utama (beksan) dan penutup (mundur beksan). Tari Gambyong menggunakan gerak yang yang luwes, mengalun, lembut
Ragam Gerak yang digunakan baik gerakan tangan, kaki, badan maupun kepala.
Gerakan Badan : mendhak,
Gerakan tangan : kebyak kebyok sampur, ulap-upal, ngilo, menthang baik satu tangan maupun kedua tangan, ngembat, nyekithing, nyempurit, ngrayung, dll
Gerakan Kepala : pacak jonggo, tolehan
Gerakan kaki : debeg gejug, jinjit, srisig
2. Kostum :
Menggunakan kain, mekak, sanggul, bunga tiba dada, cunduk mentul, gelang ataupun kalung
3. Penari
Tari Gambyong ditarikan oleh penari perempuan. Baik yang sudah menikan maupun belum menikah
4. Fungsi
Pada awalnya tari Gamyong ditampilkan untuk upacara menanam padi, namun sekarang bergeser menjadi suguhan untuk upacara ataupun acara adat. Setelah masuk kerataon tari Gambyong digunakan untuk tari hiburan yang disuguhkan dalam penyambutan tamu kehormatan oleh kerajaan.
Di masyarakat umum tarian ini digunakan untuk pertunjukan-pertunjukan seperti khitanan, pernikahan, peringatan hari besar atau acara adat lainnya.
5. Property
Property yang digunakan pada Tari Gambyong adalah sampur.
Vidio salah satu bentuk tari Gambyong, yaitu Gambyong Pareanom bisa dilihat pada vidio berikut ini, atau dapat melalui tautan di youtube : https://www.youtube.com/watch?v=f-pL3Gtpdg0
Tidak ada komentar:
Posting Komentar